SafeLine adalah Web Application Firewall (WAF) open-source yang bekerja sebagai reverse proxy untuk melindungi aplikasi web dari berbagai serangan, seperti SQL Injection (SQLi), Cross-Site Scripting (XSS), bot abuse, brute-force attack, serta berbagai ancaman yang termasuk dalam OWASP Top 10.
Prasyarat #
Sebelum melakukan instalasi, pastikan server Anda memenuhi persyaratan berikut:
- Sistem operasi Linux (Ubuntu 20.04, 22.04, atau 24.04 direkomendasikan)
- Minimal 2 vCPU dan 2 GB RAM (4 GB RAM atau lebih direkomendasikan)
- Docker dan Docker Compose telah terinstal
- Port 80, 443, dan 9443 dapat diakses dari jaringan
Instalasi #
Proses instalasi SafeLine cukup sederhana karena menggunakan teknologi kontainer berbasis Docker.
Metode Otomatis (Direkomendasikan) #
Jalankan perintah berikut:
bash -c "$(curl -fsSLk https://waf.chaitin.com/release/latest/setup.sh)"Jika ingin menggunakan antarmuka (UI) berbahasa Inggris, jalankan:
bash -c "$(curl -fsSLk https://waf.chaitin.com/release/latest/manager.sh)" -- --enMetode Manual (Docker Compose) #
Gunakan metode ini jika Anda ingin mengelola konfigurasi secara manual.
1. Buat direktori instalasi #
mkdir -p /data/safeline2. Unduh file compose.yaml
#
cd /data/safeline
wget https://waf.chaitin.com/release/latest/compose.yaml3. Buat file .env
#
SAFELINE_DIR=/data/safeline
IMAGE_TAG=latest
MGT_PORT=9443
POSTGRES_PASSWORD={postgres-password}
SUBNET_PREFIX=172.22.222
IMAGE_PREFIX=chaitin
ARCH_SUFFIX=
RELEASE=
REGION=-g
MGT_PROXY=0{postgres-password} dengan password PostgreSQL yang kuat sebelum menjalankan instalasi.
4. Jalankan SafeLine #
docker compose up -dAkses Dashboard #
Setelah proses instalasi selesai, akses dashboard melalui:
https://IP_SERVER:9443Gunakan kredensial bawaan berikut untuk login:
- Username:
admin - Password:
admin
Konfigurasi Awal #
Setelah berhasil masuk ke dashboard, lakukan konfigurasi dasar berikut:
- Tambahkan website yang akan diproteksi (domain dan upstream server).
- Konfigurasikan sertifikat SSL/TLS (dapat menggunakan Let’s Encrypt).
- Aktifkan fitur proteksi seperti SQL Injection, XSS, Bot Protection, dan fitur keamanan lainnya.
- Konfigurasikan Rate Limiting sesuai kebutuhan.
- Pantau aktivitas dan serangan melalui dashboard monitoring.
Setelah konfigurasi selesai, seluruh trafik ke aplikasi web akan melewati SafeLine sehingga berbagai ancaman dapat difilter sebelum mencapai server aplikasi.
Referensi: